Selasa, 14 April 2015

Baku Mutu Lingkungan

Baku mutu lingkungan menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup.  Menurut pengertian secara pokok, baku mutu adalah peraturan pemerintah yang harus dilaksanakan yang berisi spesifikasi dari jumlah bahan pencemar yang boleh dibuang atau jumlah kandungan yang boleh berada dalam media ambien. Secara objektif, baku mutu merupakan sasaran ke arah mana suatu pengelolaan lingkungan ditujukan.
https://mozaiksains.files.wordpress.com
Baku mutu lingkungan mencakup baku mutu limbah padat, baku mutu air laut, baku mutu udara emisi, baku mutu limbah cair, dan baku mutu air pada sumber air. Kriteria baku mutu adalah kompilasi atau hasil dari suatu pengolahan data ilmiah yang akan digunakan untuk menentukan apakah suatu kualitas air atau udara yang ada dapat digunakan sesuai objektif penggunaan tertentu.
Fungsi Baku Mutu Lingkungan adalah untuk mengatakan atau menilai bahwa lingkungan telah rusak atau tercemar dan untuk mengetahui telah terjadi perusakan atau pencemaran lingkungan digunakan. nilai ambang batas merupakan batas-batas daya dukung, daya tenggang dan daya toleransi atau kemampuan lingkungan. Nilai ambang batas tertinggi dan terendah dari kandungan zat-zat, mahluk hidup atau komponen-komponen lain dalam setiap interaksi yang berkenaan dengan lingkungan khususnya yang mempengaruhi mutu lingkungan. Dapat dikatakan lingkungan tercemar apabila kondisi lingkungan telah melewati ambang batas (batas maksimum dan batas minimum) yang telah ditetapkan berdasarkan baku mutu lingkungan. telah menetapkan baku mutu air pada sumber air, baku mutu limbah cair, baku mutu udara ambien, baku mutu udara emisi dan baku mutu air laut. (Bapedal, 2001).
Adapun langkah-langkah penyusunan baku mutu lingkungan:
1.    Identifikasi dari penggunaan sumber daya atau media ambien yang harus dilindungi    (objektif sumber daya tersebut tercapai).
2.    Merumuskan formulasi dari kriteria dengan menggunakan kumpulan dan pengolahan dari berbagai informasi ilmiah.
3.    Merumuskan baku mutu ambien dari hasil penyusunan kriteria.
4.    Merumuskan baku mutu limbah yang boleh dilepas ke dalam lingkungan yang akan menghasilkan keadaan kualitas baku mutu ambien yang telah ditetapkan.
5.    Membentuk program pemantauan dan penyempurnaan untuk menilai apakah objektif yang telah ditetapkan tercapai.

Bonus :
Di website ini bukan Dollar yang anda kejar, tapi Rupiah!
http://WahyuAP.sharethisstory.net/id-556306-2044?utm_source=&utm_medium=&utm_campaign=

Sumber :



Kamis, 02 April 2015

Daya dukung lingkungan hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain. Penentuan daya dukung lingkungan hidup dilakukan dengan cara mengetahui kapasitas lingkungan alam dan sumber daya untuk mendukung kegiatan manusia/penduduk yang menggunakan ruang bagi kelangsungan hidup. Besarnya kapasitas tersebut di suatu tempat dipengaruhi oleh keadaan dan karakteristik sumber daya yang ada di hamparan ruang yang bersangkutan.  Jika kapasitas tersebut besar  atau baik serta faktor pembatasnya kecil maka dapat mendukung kegiatan manusia, begitupun sebaliknya. Kapasitas lingkungan hidup dan sumber daya akan menjadi faktor pembatas dalam penentuan pemanfaatan ruang yang sesuai, itu terjadi karena kita ketahui bahwa tentunya manusia itu sangat membutuhkan lingkungan hidup dan sumber daya yang baik agar manusia tersebut dapat menjalankan kehidupan yang baik pula.  
https://encrypted-tbn1.gstatic.com
Menurut Khanna (1999), Daya dukung lingkungan hidup terbagi menjadi 2 (dua) komponen, yaitu kapasitas penyediaan (supportive capacity) dan kapasitas tampung limbah (assimilative capacity). Dalam pedoman ini, telaahan daya dukung lingkungan hidup terbatas pada kapasitas penyediaan sumber daya alam, terutama berkaitan dengan kemampuan lahan serta ketersediaan dan kebutuhan akan lahan dan air dalam suatu ruang/wilayah. Oleh karena kapasitas sumber daya alam tergantung pada kemampuan, ketersediaan, dan kebutuhan akan lahan dan air, penentuan daya dukung lingkungan hidup dalam pedoman ini dilakukan berdasarkan 3 (tiga) pendekatan, yaitu:
a) Kemampuan lahan untuk alokasi pemanfaatan ruang.
b) Perbandingan antara ketersediaan dan kebutuhan lahan.
c) Perbandingan antara ketersediaan dan kebutuhan air.

Bonus :
Ternyata Ada beberapa makanan yang mirip dengan organ tubuh kita, gak percaya klik link dibawah ini.
http://WahyuAP.sharethisstory.net/id-556306-2034?utm_source=&utm_medium=&utm_campaign=

Sumber :



Selasa, 31 Maret 2015

Definisi Ekosistem



http://downtoearth.danone.com
   Ekosistem pertama kali dikemukakan oleh ahli ekologi dari inggris yaitu A.G. Tansley pada tahun 1935. Ekosistem terdiri dari semua organisme hidup pada suatu komunitas dan juga faktor abiotik yang saling berinteraksi dengan organisme hidup tersebut. Dengan terjadinya interaksi maka faktor abiotik dan organis-organisme yang hidup didalam komunitas tersebut tidak dapt dipisahkan. Dapat disimpulkan jika salah satu bagian dari ekosistem tersebut tergangu maka dapat mempengaruhi susunan dari ekosistem tersebut.
   Di artikel ini kita akan melihat beberapa definisi dari ekosistem :
# HARTONO
  Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungannya dimana manusia merupakan bagian integral dari ekosistem tempat hidupnya

# TIM MATRIX MEDIA LITERATA
   Ekosistem adalah hubungan antara seluruh makhluk hidup dengan benda tak hidup di sutu daerah tertentu

# GUNAWAN SUSILOWARNO, DKK
   Ekosistem adalah interaksi atau hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya
 
# UU NO. 23 TAHUN 1997
  Ekosistem adalah tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam bentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup

# AIP SARIPUDIN
   Ekosistem adalah tempat terjadinya hubungan timbal balik antara komunitas dengan lingkungannya

# MOKHAMAD ISMA'IL
   Ekosistem adalah pola hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi antara makhluk hidup dengan lingkungan keberadaanya

# SRI HARYATI, DKK
   Ekosistem adalah kesatuan lingkungan hidup yang tercipta karena adanya interaksi antara unsur biotik dan unsur abiotiknya

# YULIAND SETYANINGTYAS
   Ekosistem adalah tempat berlangsungnya hubungan ketergantungan antara makhluk hidup yang satu dengan yang lain dalam sautu tempat

# YOHANES SURYA
   Ekosistem adalah tempat di mana makhluk hidup bersimbiosis dengan lingkungannya

   Dari definisi-definisi diatas dapat kita simpulkan pada paragraf pertama bahwa sebuah ekosistem itu tersusun dari semua organisme hidup dan faktor abiotik yang saling berinteraksi satu sama lain. Jika salah satu bagian saja bermasalah maka ekosistem tersebut pun akan bermasalah. Nantikan artikel edisi selanjutnya yaa.

Sumber :
https://pustakabiolog.files.wordpress.com/2012/10/bab-4-ekosistem-1.docx
http://carapedia.com/pengertian_definisi_ekosistem_info2087.html